Selasa, 04 Oktober 2016



" Dengan semangat Santo Fransiskus Assisi Kita Mencintai Tuhan dan Semua Makhluk"


Nyarumkop, 04/10/16. Segenap civitas akademika Persekolahan Katolik Nyarumkop-Singkawang setiap bulan Oktober mengagendakan perayaan pelindung Santo Fransiskus Assisi sebagai pelindung persekolahan ini. Mengusung tema " Dengan semangat Santo Fransiskus Assisi Kita Mencintai Tuhan dan Semua Makhluk" mengadakan serangkaian kegiatan bernuansa alam seturut teladan dan semangat Santo Fransiskus Assisi. Kegiatan selama empat hari (1-4 Oktober) diawali dengan olah raga  guru, karyawan, dan peserta didik serta perlombaan antar unit sekolah tingkat Taman Kanak-Kanak (TK) SD , SMP, SMA, dan TOPANG (Tahun Orientasi Panggilan), lintas alam, pentas seni dan seminar. 




Menurut ketua panitia Sunarti, kegiatan selama empat hari tersebut merupakan bagian dari kalender tetap yang dirayakan dan dilaksanakan setiap tahun di bulan Oktober. Dengan perayaan ini, diharapkan Keluarga Besar Persekolahan Katolik Nyarumkop senantiasa memilihara kekompakan antar unit kerja, baik  guru, karyawan, maupun peserta didik yang dilandasi teladan  Santo Fransiskus Assisi yang hidup bersaudara dengan sesama dan seluruh ciptaan Tuhan Yang Maha Esa.



Sementara itu, Pastor Heribertus Samuel, OFM Cap selaku pimpinan umum Persekolahan Katolik Nyarumkop mengajak civitas akademika PKN sebagai pelopor sekaligus pelaku untuk berelasi dengan segala ciptaan Tuhan secara adil memperlakukan alam sebagai sahabat yang ramah.

Sebagai perayaan puncak  Pelindung Persekolahan Katolik Nyarumkop, panitia mengadakan kegiatan seminar dengan narasumber Ketua Ikatan Alumni PKN , Adrianus Asia Sidot.dan juga mantan orang nomor satu kabupaten Landak ini untuk memetik makna  Non Scholae Sed Vitae  Discimus sebagai sertifikat keterampilan "Man Power" disemua disiplin ilmu. Setelah seminar, kegiatan ditutup dengan Misa Syukur dengan selebran utama Pastor Herman Mayong OFM Cap. (A. Oyent)

Kamis, 15 September 2016

Melirik Waktu






Jari Menari Belenggu Hidup

 Instrinsik dan Ekstrinsik Puisi Ku
 
Alur ku maju dalam  tanda koma
Alur ku maju dalam tanda seru
Alur ku maju  dalam tanda petik
Alur ku maju diapit  tanda baca

Usia ku maju melangkah mundur
Usia ku maju berteman waktu
Usia ku maju seiring mundurnya kurun waktu
Usia ku maju diapit waktu berkala

Alur ku maju melangkah mundur
Alur ku maju berteman waktu
Alur ku maju seiring mundurnya waktu
Alur ku maju  selaju  waktu berkala diapit tanda baca

 

 


Senin, 12 Oktober 2015

Pengurapan Sakramen Krisma



Pengurapan Sakramen Krisma
Paroki Santa Maria Nyarumkop
Menabur Saksi Kristus

“ Sesudah diri mu di slamatkan   .... Jadilah saksi Kristus
   Cahaya hati mu jadi terang        .... Jadilah saksi Kristus
   Tujuan hidup mu jadi nyata       .... Jadilah saksi Kristus“

Dimeriahkan oleh kelompok koor WKRI dan OMK Santa Maria Nyarumkop menghantar 231 calon Krisma  pada  Perayaan Ekaristi Kudus (11/10/15) dengan Selebran utama Mgr. Agustinus Agus, Pr. Dalam pengantarnya dan homilinya, Mgr. Agustinus Agus, Pr., mengucapkan terima kasih kepada Pastor Paroki dan Para Pembina yang telah bersedia dengan setia mendampingi calon Krisma hingga mereka hadir dalam pengurapan Sakramen Krisma. Di kesempatan itu Mgr. Agustinus Agus, Pr., berharap kepada calon Krismwan-Krismawati  untuk memaknai diri sebagai seorang Katolik, Sakramen Krisma merupakan lambang kemuliaan. Oleh karena itu, hari ini adalah peristiwa penting melambangkan penguatan sebagai orang Katolik yang dewasa dalam Iman. Baik sebagai Pelajar, Orang Tua, Pendidikan, maupun sebagai Pemimpin. “ Sebagai Krismawan dan Krismawati  harus mengerti tantangan hidup, kita menyadari kelemahan-kelemahan hidup agar kita memperoleh tujuan kedewasaan hidup baik suka maupun duka” demikian ungkapnya.



Setelah homili, dilanjutkan dengan penyerahan calon – calon Krisma oleh Pastor Paroki kepada Bapak Uskup untuk selanjutnya diberi pengurapan Sakramen Krisma.


Sebelum para Krismawan dan Krismawati  dianggap layak untuk menerima Sakramen Krisma,  mereka  dibekal materi katekese, bimbingan, dan  refleksi diri, agar mereka pantas untuk menerima Sakramen Krisma sebagai  kepenuhan inisiasi. Pendampingan selama kurang lebih dua bulan tersebut dibagi dalam beberapa kelompok/stasi, dan perasramaan. Sebagai akhir pendampingan para calon Krisma mengikuti rekoleksi dan Pengakuan Dosa. * Andreas Oyent


Selasa, 06 Oktober 2015

Perayaan Pelindung Persekolahan Katolik Nyarumkop

Perayaan Syukur
Pelindung  Persekolahan Katolik Nyarumkop

“ Dalam semangat Persaudaraan Kita Songsong Perayaan Satu Abad Persekolahan Katolik Nyarumkop 1916-2016”


Dalam rangka peringatan Santo Fransiskus Assisi sebagai Pelindung Persekolahan Katolik Nyarumkop (PKN) mengadakan kegiatan bernuansa alam selama empat hari (1-4/10/15). 




 Mengusung  tema “ Dalam semangat Persaudaraan Kita Songsong Perayaan Satu Abad Persekolahan Katolik Nyarumkop 1916-2016” yang akan digelar pada tanggal 8-10 Juli 2016.

Perayaan Pelindung Persekolahan Katolik Nyarumkop ini diawali dengan penyerahan bantuan bibit tanaman buah dan bunga hias oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Singkawang dan dibuka secara resmi oleh Camat Singkawang Timur. Dalam sambutannya, Pimpinan Umum Persekolahan Katoli Nyarumkop memaparkan bahwa perayaan pelindung Santo Fransiskus Assisi merupakan agenda tetap yang  dirayakan setiap tahun oleh civitas akademika PKN. Disebutkan juga , bahwa tiga pilar , Kejenakaan, Persaudaraan, dan Ekologi  Santo Fransiskus Assisi menjadi Karisma dan spritualitas pendidikan di Persekolahan Katolik Nyarumkop.

 
 Perayaan Pelindung Persekolahan Katolik Nyarumkop dikemas dalam berbagai bentuk kegiatan, diantaranya Bakti Sosial, Penghijauan di tapal batas komplek PKN, Olahraga, Lomba Pidato Bahasa Dayak Salako, Puisi, dan lomba lagu daerah bernuansa lingkungan hidup, dan kegiatan Lintas Alam.
 

 Perayaan puncak sekaligus acara penutupan diakhiri dengan Misa Syukur di pelataran SMA Santo Paulus Nyarumkop. Dalam Khotbahnya, Pastor B.Meriko, OFM Cap., mengajak warga Persekolahan untuk merenungkan semangat persaudaraan secara universal, menjadi saudara untuk semua. Setelah Misa Syukur, acara dilanjutkan dengan Lomba Tata Boga dan santap siang bersama di Sungai Sekabu Nyarumkop.* Andreas Oyent.




 





















Selasa, 10 Maret 2015

Senin, 16 Februari 2015

Tabisan Diakon

Tabisan  Diakon
Fr. Saut Maruli Tua, Pr.
“ Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit, supaya ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu’ demikian prikop dalam prosesi tabisan diakon Fr. Saut Maruli Tua, Pr. di paroki Santa Maria Nyarumkop Keuskupan Agung Pontianak. Diawali dengan tarian tradisonal dan kelompok kor WKRI, OMK, dan Mahasiswa TOPANG menambah meriahnya Pentabisan diakon   yang  dihadiri sekitar dua ribuan umat. Tabisan dikemas dalam Tata Perayaan Ekaristi Kudus  ini di pimpin oleh Mgr. Agustinus Agus, Pr. Dalam homilinya, Mgr. Agustinus Agus menyebutkan Umat Katolik di Keuskupan Agung Pontianak  tak sebanding dengan jumlah Para Imam, oleh karena itu peristiwa hari ini kita patut bersyukur karena Allah telah memberikan utusan-Nya untuk melayani dalam persekutuan para Imam. “ Tabisan diakon merupakan langkah awal menuju tabisan imamat. Oleh sebab itu, dalam menjalani masa diakonatnya merupakan masa untuk merefleksi diri dengan segala kekurangan yang dimiliki hingga ia dapat  ditabis sebagai imam.” Dalam kesempatan itu, Mgr. Agustinus Agus, Pr. juga memohon dukungan umat paroki Santa Maria Nyarumkop dalam doa agar kelak Fr. Saut Maruli Tua, Pr yang merupakan  putra asli Nyarumkop ini dapat menyelesaikan masa diakonat ke jenjang tabisan Imamat yang direncanakan pada tanggal 24 Juni
2015 di Paroki Serimbu Kabupaten Landak Keuskupan Agung Pontianak.
Setelah prosesi tabisan diakon, acara dilanjutkan dengan ramah tamah bersama umat dalam jamuan santap siang di halaman gereja Santa Maria Nyarumkop. Proficiat ! ● A. Oyent)